Respons Arief Poyuono Soal RUU Ciptaker dan Rencana Mogok Nasional Pekerja

0 Comments
Respons Arief Poyuono Soal RUU Ciptaker dan Rencana Mogok Nasional Pekerja

jpnn. com , JAKARTA – Badan Legislasi (Baleg) DPR memutuskan membawa Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja dalam pengambilan keputusan tingkat dua di Rapat Sempurna DPR dalam waktu dekat.

Ketua Umum Lembaga Pemantau Penanganan Covid19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Arief Poyuono mengatakan, pengesahan RUU Ciptaker dalam pengambilan keputusan tingkat satu di Baleg DPR dalam tengah pandemi Covid-19 merupakan kegiatan keras pemerintah, parlemen dan segenap stakeholder di negeri ini.

“Walau dalam jalan legislasi RUU Ciptaker ada kira-kira pihak yang merasa dirugikan, tetapi ya itulah proses politik yang terjadi di setiap negara juga, ” kata Arief, Senin (5/10).

Baca Selalu:

Arief mengingatkan bahwa setiap UNDANG-UNDANG dibuat memang tidak selalu hendak menciptakan sebuah keseimbangan dan kepuasan bagi sebagian kecil masyarakat.

“Di mana pula yang namanya UU adalah suatu produk politik. Karena itu apa pun hasilnya harus diterima seluruh pihak, ” ungkapnya.

Menurut Arief, jika merasakan tidak puas, masih ada belang konstitusi yang disediakan dalam bentuk negara, melalui proses judicial review di Mahkamah Konstitusi untuk menilai pasal-pasal dalam UU Ciptaker belakang. Apakah ada pelanggaran terhadap UUD 1945 dalam penerapanya.

Baca Juga:

Arief juga merespons terkait rencana mogok nasional buruh 6-8 Oktober 2020.

“Mau mogok dengan jalan apa, wong memang sudah mogok otomatis, karena banyak buruh dan praktisi yang dirumahkan akibat dampak pemberlakuan PSBB ketat seperti yang dilakukan Anies Baswedan, ” jelas Arief.