Pemerintah Menghemat Rp 90 Triliun Menggunakan e-Tendering dan e-Purchasing

0 Comments
Pemerintah Menghemat Rp 90 Triliun Menggunakan e-Tendering dan e-Purchasing

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

jpnn. com , JAKARTA – Belanja barang/jasa pemerintah merupakan satu diantara fungsi penting dalam memberikan penyajian publik, meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Pengadaan saat itu telah memanfaatkan teknologi informasi, yakni dengan menggunakan Sistem Pengadaan Dengan Elektronik (SPSE).

Berdasarkan data SPSE, total biaya pengadaan barang/jasa pemerintah 2020 ialah sebesar
Rp1. 027, satu triliun.

Mengaji Juga:

Dengan sistem elektronik serta SDM pengadaan yang semakin jalan kompetensinya, pemerintah mampu menghemat Rp90 Triliun melalui e-tendering dan epurchasing.

Selain tersebut, LKPP juga melakukan kolaborasi teknologi dengan kementerian/lembaga/pemerintah daerah (K/L/PD) mencuaikan integrasi sistem, seperti OSS BKPM untuk data perizinan usaha,

Kementerian Keuangan untuk data Konfirmasi Status Wajib Retribusi (KSWP), Sistem Informasi

Baca Juga:

Pemerintah Kawasan untuk data Perencanaan dan Taksiran Pemerintah Daerah dengah SistemInformasi Dasar Umum Pengadaan. Mulai dijajaki serupa integrasi sistem dengan Kementerian Hukum dan Ham untuk data pendirian perusahaan, dan BPS untuk bukti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Nusantara (KBLI).

Tetap maksud integrasi sistem adalah di dalam rangka: a) Menjadi satu pola utuh (end to end system); b) meningkatkan akurasi data metode pemilihan penyedia c)